Assalamu'alaikum wr.wb
- Perlukah kita mencaci maki orang lain untuk kita menjadi baik ?
- Perlukah kita berkata kasar supaya orang lain bisa berkata halus kepada kita ?
- Perlukah kita merendahkan orang lain agar orang itu tunduk kepada kemauan kita ?
- Berbanggakah kita apabila kita telah berhasil menyerang atau menyakiti orang lain dan orang itu mengalah ?
Jika tulisan-tulisan yang memburuk-burukkan orang lain tidak ada yang menyekat, maka siapakah agaknya ada orang yang berani mampu menyekat ?
Patutkah kita mencaci para ulama walaupun mereka manusia seperti kita yang mempunyai beberapa kelemahan ?
Adakah kita merasa lebih sempurna dari orang lain sehingga kita berani berkata-kata yang tidak sepatutnya kita ucapkan ?
Maafkan saya ikhwanii, mari kita melihat diri kita ini yang sebenarnya juga banyak kelemahan dan kekurangan. Seharusnya banyak yang perlu kita caci pada diri ini daripada mencaci orang lain. Kita tahu siapa diri kita ini sebenarnya. Bagaimana shalat kita, bagaimana amal ibadah kita, bagaimana ngaji kita, bagaimana maksiat kita, bagaimana ilmu kita, bagaimana sedekah kita, bagaimana zakat kita, bagaimana birrul waalidain kita, bagaimana iman kita dan banyak lagi. Mari kita instropeksi diri. Biarlah kita mencaci diri ini lebih banyak daripada mencaci orang yang jauh yang tidak lebih kita kenali dari diri ini.
Maafkan ikhwani, saya katakan ini termasuk kepada diri saya sendiri. Saya tidak lebih baik daripada anda semua.
Wassalam
Masruh
www.ohpondokku. blogspot. com